Serunya Main Kano di tengah Hutan




Memasuki musim hujan seperti saat ini Kawasan Wisata Hutan Suranadi menawarkan sesutu yang baru untyuk mengisi waktu liburan, yakni bermain kano sambil menikmati kawasan hutan yang terletak ditengah perkotaan tersebut




Jika anda berjalan–jalan kekawasan Hutan Suranadi, kini anda dapat permainan baru yakni bermain kano sambil menikmati keindahan kawasan hutan. Biayanyapun tidak terlalu mahal, Dengan uang lima ribu rupiah anda sudah dapat menelusuri kawasan ini melalui anak sungai yang ada diselatan kawasan hutan wisata ini.


Namun sayangnya permainan kano menelusuri kawasan hutan ini hanya dapat dilakukan pada saat musim hijan. Saat musim kemarau air dibendungan ini kecil dan kotor sehingga tidak dapat dipergunakan untuk olah raga air. Disamping permaian kano didalam kawasan se luas 32 hektar ini anda juga mendapati berbagai jenis pohn langka. Untuk memanjakan para pengunjung didalam kawasan ini juga terdapat lokasi perkemahan dan penangkaran rusa. Serta permainan uji nyali yakni Flaying fox serta lokasi Outbond.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

"Si Kembar Cantik" Tiu Teja




Keberadaan Gunung Rinjani di Lombok, menjadikan pulau berjuluk "seribu masjid" ini banyak di anugerahi keindahan alam berupa air terjun yang sangat indah. Sebut saja diantaranya yang sudah populer di kalangan wisatawan yaitu air terjun Sendang Gila, Tiu Kelep, Tiu Pupus, dan Kerta Gangga di Kabupaten Lombok Utara, kemudian air terjun Benang Stokel, dan Benang Kelambu di Kabupaten Lombok Tengah, dan air terjun Otak Kokok, air Jeruk Manis di Kabupaten Lombok Timur.


Salah satunya yang kini sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata baru yaitu air terjun kembar Tiu Teja di Desa Santong Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter yang tersembunyi di belantar hutan Gunung Rinjani yang masih alami dan asri ini, menurut para wisatawan yang pernah berkunjung, panorama keindahannya bahkan mengalahkan air terjun lain yang sudah berkembang sebagai destinasi wisata lebih dulu.




Kalau air terjun lain, air yang meluncur turun biasanya tunggal (satu), atau lebar jika sumber air yang mengalir deras. Maka air terjun Tiu Teja memiliki dua mata air terjun yang meluncur secara berdampingan. Indahnya lagi, ketika mendapat sinar matahari, sewaktu waktu akan muncul sinar pelangi diantara bias titik-titik air yang meluncur.



Dari Kota Mataram, air terjun Tiu Teja berjarak sekitar 60km, atau sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Karena jalur menuju lokasi air terjun dari jalan utama desa masih melintasi kebun dan hutan yang lebat sejauh 2 km, saran kami kepada pengunjung agar menggunakan kendaraan sepeda motor saja. Bisa menggunakan mobil, tapi hanya bisa sampai di pintu gerbang di pinggiran jalan desa. Untuk menuju lokasi selanjutnya bisa menyewa jasa tukang ojek.

Namun bagi mereka yang hobi petualangan / mendaki, jalan kaki menuju lokasi air terjun juga penuh pengalaman menakjubkan. Rute yang tersaji akan melintasi perkebunan kopi milik masyarakat, untuk selanjutnya memasuki hutan tropis di lereng gunung rinjani yang masih lebat dan alami. Sapaan ramah penduduk akan sering terdengan ketika berpapasan, demikian pula suara suara merdu burung, ayam hutan, atau monyet abu abu, akan menemani perjalanan anda menuju lokasi air terjun.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Perkasanya Tiu Skeper dari Utara



Didaulat sebagai air terjun tertinggi di NTB, Tiu Skeper menjadi lokasi air terjun yang banyak diburu para traveler, dengan ketinggian mencapai 83 meter, membuat tiu Skeper masuk dalam sepuluh besar air terjun tertinggi di Indonesia.


Perjalanan menuju air terjun Skeper, salah satu obyek wisata hutan lindung, memerlukan dua jam dari air terjun Tiu Teja di Desa Santong Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Wisatawan lokal dan asing yang datang ketempat ini mengakui keindahan air terjun ini dengan ketinggian mencapai 80 meter dan termasuk 10 besar air terjun tertinggi di Indonesia.


Air Terjun Tiu Skeper dan air terjun Tiu Teja termasuk deretan wisata alam Lombok Utara yang eksotis sehingga membuat banyak orang terkesima bila sudah mengalihkan pandangan mata kepadanya. Berbeda dengan air terjun lainnya, Tiu Skeper diapit dua jurang terjal dengan corak pepohonan yang hijau dan bergelombang.


Keindahan yang dimiliki air terjun Skeper tersebut tidak terlepas dari perjalanan panjang sejarahnya. Menurut warga setempat air terjun skeper ini merupakan peninggalan kerajaan Datu Tambing yang sirna bersama rakyatnya. Adapun letak istananya di sekitar air terjun tersebut. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya undak-undak sekeliling air terjun dan tujuh buah sumur yang diduga sebagai tempat pemandian Datu Tambing serta pancuran air yang terletak di sebelah barat daya air terjun yang sewaktu-waktu bisa muncul jika mengalami nasib mujur.


Desa Santong yang memiliki luas 880 ha dengan jumlah penduduk 7.636 jiwa. Obyek wisata ini memiliki nilai jual tinggi sehingga destinasi wisata ini potensial berkembang dengan pesat bila dikelola ditata dan dipelihara dengan baik oleh pihak-pihak terkait terutama oleh pemerintah daerah yang melibatkan masyarakat setempat.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Danau Gumbang




Tidak diragukan lagi bahwa pulau Lombok, di provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki banyak sekali tujuan wisata yang sangat indah. Selain pantai dan keindahan bawah lautnya, Lombok memiliki wisata alamnya. Salah satu wisata alam yang sangat menggoda adalah danau air tawar yang terletak di Desa Obel-obel Kecamatan Sambalia Kabupaten Lombok Timur

Menurut cerita masyarakat lokal, nama danau ini sendiri berasal dari kata gumbang yang memiliki arti wadah atau tempat sama dengan bempa atau busu. Airnya  berwarna kehijauan karena didalamnya dipenuhi lumut. Berdasarkan hal tersebut danau ini disebut Danau Gumbang.


Salah satu keunikan danau ini adalah mata airnya yang berasal dari akar-akar pohon yang berada dipinggiran danau, menurut cerita masyarakat setempat, danau ini selain berasal dari akar pohon juga terdiri dari tiga tingkatan yang berbeda dan airnya tidak pernah berkurang apalagi mengering.
 Di sekitar danau para wisatawan dapat berendam sepuasnya di bak alami itu atau sekedar mencelupkan kaki yang lelah berjalan seharian. Menurut kepercayaan suku sasak, air dipercaya dapat menjadi obat segala macam penyakit.


Dan di kawasan ini juga terdapat sebuah pohon tua yang dikeramatkan oleh penduduk setempat. Dengan perantara pohon ini diyakini bahwa apa yang kita inginkan dapat terkabul. Karena keindahannya ini, banyak wisatawan datang ke sana bukan saja menyaksikan keindahan alamnya tapi juga sekaligus melakukan aktifitas lain yang menyenangkan. Salah satunya adalah bermalam di sekitar danau.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Diberdayakan oleh Blogger.